GertakPusFah MAN 1 Tanah Datar Bersatu Hati Menebar Cinta dan Makna Ibadah Qurban

Suasana sakral, damai, dan penuh kehangatan menyelimuti Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tanah Datar Plus Keterampilan. Di Madrasah ini , seluruh keluarga besar madrasah yang terdiri dari para guru, tenaga kependidikan, dan seluruh murid bertekad menjadi satu jiwa. Kegiatan GertakPusFah ( Gerakan Serentak Puasa Arafah) imerupakan wujud pelaksanaan nyata atas himbauan langsung dari Kepala Madrasah, untuk bersama-sama melaksanakan ibadah puasa Tarwiyah pada Senin, 25 Mei 2026, dan dilanjutkan dengan Gerakan Serentak Puasa Arafah (GertakPusFah) pada Selasa, 26 Mei 2026, sekaligus menyatukan hati menyambut Hari Raya Idul Adha dengan pesan kehidupan yang mendalam.

Momen sakral ini bukan sekadar rangkaian ibadah sunnah, melainkan wujud persatuan dan bukti nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta serta Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam. MAN 1 Tanah Datar hari ini semakin bersinar, dipenuhi hati yang sama-sama berjuang menyucikan diri. Puasa Arafah yang dikenal sebagai penghapus dosa dua tahun lalu dan dua tahun mendatang, menjadi jalan emas membersihkan jiwa dan memperkokoh persaudaraan antar warga madrasah.
Rika Maria Menguatkan Kegiatan ini disokong bersama jajaran pimpinan: Kepala Tata Usaha Yondra, serta para Wakil Bidang Dasmaida, Nofrizal, Rahmadona, dan Nurlisma serta unsur pimpinan lainnya. Guru, dan murid luruh, melebur dalam ikatan iman yang kokoh.

Satu hari jelang Idul Adha yang sarat makna pengorbanan, Rika Maria menyampaikan Pesan menyentuh untuk seluruh warga madrasah
“Bapak ibu guru guru, dan ananda yang Bunda cintai dan Bunda banggakan. Hari ini kita melaksanakan gerakan serentak puasa Arafah GertakPusFah sebagai wujud ketaatan kita. Setelah kita berpuasa Tarwiyah kemarin, hari ini kita berdoa bersama kesucian puasa Arafah, kita bersatu hati. Ini hari agung, saat Allah berbangga kepada hamba-Nya di hadapan para malaikat. Mari kita renungkan hakikat hidup seperti perjalanan nabi yang penuh ujian dan keteguhan hati mencintai Allah,”.

Rika Maria menegaskan, ibadah bersama ini adalah cerminan tujuan pendidikan: membentuk Insan Paripurna yang Humanis, Nasionalis, Naturalis, Toleran, dan senantiasa Menebar Cinta dimanapun berada.
Menyentuh makna Idul Adha dan kisah keteladanan Nabi Ibrahim serta Ismail, Rika Maria mengingatkan bahwa kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan hati yang rela berkorban.
“Idul Adha adalah puncak cinta dan pengorbanan. Cinta pada Allah lewat ketaatan, cinta pada sesama lewat berbagi. Makna kurban terindah adalah berkorban waktu, ego, dan kemauan diri demi kebenaran dan kebersamaan. Itulah bukti cinta sejati murid maupun Guru” tambahnya.
Ia kembali mengingatkan nilai Panca Cinta sebagai jati diri madrasah: Cinta Allah Dan Rasul, Cinta Ilmu, Cinta diri dan Sesama, Cinta Lingkungan dan Cinta Tanah Air, “Semua menjadi saksi nilai ini tumbuh subur di dada kita semua,” ungkapnya.
Semoga semangat Arafah dan kemuliaan Qurban melekat menjadi karakter.
“Kita Berusaha Lakukan ibadah ini dengan hati bersih dan tekad membara. Jadilah insan yang kehadirannya memberi manfaat, ketiadaannya dirindukan karena kebaikan yang disebarkan. Selamat menunaikan ibadah puasa, selamat menyambut Idul Adha. Semoga kita dicintai Allah, dicintai sesama, dan senantiasa menebar cinta ke seluruh alam,” tutupnya.
GertakPusFah ini menjadi bukti agung: di MAN 1 Tanah Datar, pendidikan meresap hingga ke dalam hati, membentuk insan paripurna pembawa nama baik agama, bangsa, dan MAN 1 Tanah Datar tercinta.

58 total views, 58 views today







Users Today : 27
Users Yesterday : 87
Total Users : 269395
Views Today : 53
Views Yesterday : 321
Total views : 304676
Who's Online : 0